Matapencaharian Membuat Rengginang Lorjuk di Desa Pakamban Laok, Pragaan, sumenep

Wildan Adji Nasrullah 11:02 Add Comment
Salah satu keahlian yang dijadikan matapencaharian oleh warga desa Pakamban Laok, Pragaan, Sumenep adalah membuat rengginang lorjuk. Makanan ini mungkin didaerah lain juga banyak anda temukan dan dijumpai hanya saja penamaannya yang berbeda. Cemilan yang satu ini dapat dibuat dengan mudah namun memang tidak begitu dibuat langsung bisa dinikmati karena harus melalui proses penjemuran terlebih dahulu selama beberapa hari hingga kering.
Perbedaan dengan rengginang lain adalah ciri khas teksturnya yang sangat renyah dengan campuran ikan lorjuk. Rengginang lorjuk memang sama seperti rengginang yang ada pada umumnya, tetapi rengginang lorjuk ini memiliki bentuk yang unik, seperti sebuah mangkuk kecil.
Gambar 1. Ibu-ibu desa Pakamban Laok membuat rengginang lorjuk Madura (Foto : 28/07/2017)
Pembuatan rengginang ini perlu dilakukan secara bertahap. Bahan yang dipersiapkan adalah beras ketan dicuci bersih lalu direndam selama 5 jam. Kemudian beras ketan dikukus sampai memadat lalu diangkan. Siram dengan air panas sambil diaduk sampai rata. Biarkan selama 10 menit hingga sedikit mengering lalu tuang dengan santan kelapa. Tambahkan bumbu yang telah dihaluskan bersama garam. Aduk lagi sampai beras menyatu dengan santan dan bumbu. Kukus kembali sampai matang dan campur lorjuk dan ketan, aduk rata.
Langkah terakhir adalah proses pencetakan. Cetak bentuk bulat agak membentuk mangkok kecil, atur ditempat datar lalu jemur hingga kering. Biasanya proses penjemuran selama 3 hari atau sampai benar-benar kering. Lalu dikemas dan siap dipasarkan. Jika ingin menikmatinya, panaskan minyak goreng kemudian rengginang lorjuk dimasukkan kedalamnya. Goreng hingga merekah dan matang sambil sesekali dibalik. Angkat lalu siap dinikmati. -kkn62
Gambar 2. Proses penjemuran rengginang lorjuk Madura (Foto : 28/07/2017)

Perkumpulan Muslimat NU Desa Pakamban Laok, Pragaan, Sumenep

Wildan Adji Nasrullah 09:43 Add Comment
Perkumpulan Muslimat NU adalah perkumpulan ibu-ibu muslim warga desa Pakamban Laok, Pragaan, Sumenep. Perkumpulan muslimat ini biasanya mengadakan pengajian pada tiap minggunya untuk menjalin silaturahmi sesama muslim desa Pakamban Laok. Dalam kegiatannya, seperti pada kegiatan yang lainnya selalu diawali dengan pembacaan tahlil dan doa bersama. Kemudian kegiatan akan dilanjutkan dengan arisan muslimat.
Gambar 1. Pengajian Perkumpulan Muslimat NU desa Pakamban Laok

Perkumpulan Muslimat NU desa Pakamban Laok ini sebagai organisasi kemasyarakatan yang merupakan wadah bagi usaha peningkatan peran wanita desa Pakamban Laok pada umumnya dan wanita Islam desa Pakamnban Laok pada khususnya, senantiasa berupaya mengembangkan pengetahuan, ketrampilan dan potensi dirinya.

-kkn62

Aktivitas Melaut Menangkap Ikan sebagai Nelayan di Desa Pakamban Laok, Pragaan, Sumenep

Wildan Adji Nasrullah 13:48 Add Comment
Nelayan adalah salah satu matapencaharian warga desa Pakamban Laok, Pragaan, Sumenep. Setiap hari kegiatan berlayar menjadi rutinitas yang wajar. Kegiatan melaut dilakoni dengan peralatan melaut yang sangat sederhana dan masih sangat tradisional. Kemudian hasil tangkapan yang di dapat akan dijual ke pasar untuk mendapatkan uang.
Gambar 1. Salah seorang warga desa Pakamban Laok akan pergi melaut (Foto : 25/07/2017)
Nelayan disini melakukan pekerjaannya tergantung kepada alam, musim banyaknya hasil tangkapan, peralatan yang mereka gunakan seperti sampan, jaring serta sistem pengetahuan yang mereka miliki tentang cara mereka melaut.-kkn62

Perkumpulan Para Nelayan Desa Pakamban Laok 2 Minggu Sekali untuk Menegakkan Silaturahmi

Wildan Adji Nasrullah 13:34 Add Comment
Perkumpulan Para Nelayan di desa Pakamban Laok merupakan kegiatan rutin yang diadakan setiap 2 minggu sekali. Kegiatan ini bertujuan untuk manjalin tali silaturahmi bersama para nelayan desa Pakamban Laok, Pragaan, Sumenep. dari berbagai kalangan nelayan seperti bapak-bapak dan pemuda semua berkumpul di Balai Desa Pakamban Laok.
Gambar 1. Perkumpulan Para Nelayan di Balai Desa Pakamban Laok (Foto : 24/07/2017)
Kegiatan ini biasanya selalu diawali dengan pembacaan surat yasin dan di tutup dengan doa dipimpin oleh salah seorang nelayan. Sebagai konsumsi dibagian segelas mineral dan makanan ringan lainnya. Setelah acara pembacaan surat yasin dan doa bersama selesai, acara dilanjutkan dengan pengumpulan uang dari seluruh nelayan yang telah terdata seperti halnya sebuah arisan.

Gambar 2. Menjalin Silaturahmi sesama Nelayan Desa Pakamban Laok (Foto : 24/07/2017)
Jika semua uang telah terkumpul dan terdata, maka akan dilakukan pengundian nama untuk menentukan siapa yang akan mendapatkan ‘arisan’ tersebut. Dan keluar satu nama untuk mendapatkan arisan. Setelah acara tersebut selesai, jika ada pengumuman dari salah satu nelayan terkait pendataan atau kegiatan selanjutnya, maka akan diumumkan di akhir kegiatan. Kegiatan ini sangat lah bermanfaat bagi warga desa Pakamban Laok, karena dengan begini silaturahmi dan kekeluargaan sesama nelayan akan senatiasa terjaga. -kkn62

Bermain Sepak Bola Menjadi Pendamping Rutinitas Warga Desa Pakamban Laok, Pragaan, Sumenep

Wildan Adji Nasrullah 13:58 Add Comment
Sepak bola merupakan permainan dan cabang olahraga yang sangat familiar dan memiliki peminat yang cukup banyak di negara Indonesia. Warga desa Pakamban Laok memiliki generasi-generasi pemuda yang sangat ahli dalam permainan sepak bola. Hampir di setiap sore hari, remaja dan anak-anak saling bertanding dalam permainan sepak bola di lapangan desa Pakamban Laok yang sangat luas.
Gambar 1. Remaja desa Pakamban Laok semangat bermain sepak bola (Foto : 18/07/2017)
Kerja sama tim sangat mereka terapkan dalam permainan. Tak hanya itu, setiap ada waktu perayaan seperti HUT RI, desa Pakamban Laok mengadakan lomba sepak bola di lapangan setempat. Antusias warga khususnya remaja pria terhadap permainan ini sangatlah tinggi.

Gambar 2. Para pemain sepak bola totalitas dalam bermain
Tak hanya sekedar bermain, mereka pula mengenakan pakaian, sepatu dan kaos kaki layaknya timnas sepak bola Indonesia. Totalitas yang mereka lakukan patut diacungi jempol. Hal seperti ini haruslah dipertahankan, karena kegiatan ini akan memberikan manfaat yang sangat baik untuk sekarang maupun kedepannya. –kkn62

Kerja Bakti Rutin Warga Desa Pakamban Laok, Pragaan, Sumenep

Wildan Adji Nasrullah 13:37 Add Comment
Kerja bakti adalah salah satu wujud kehidupan bertetangga dan bermasyarakat. Begitu pula pada desa Pakamban Laok, Pragaan Sumenep. Kegiatan desa yang rutin dilakukan oleh warga Pakamban Laok adalah menjaga kebersihan dan kerapian desanya melalui kerja bakti. Banyak kemuliaan yang diperoleh dari kehidupan bertetangga, termasuk melalui kerja bakti ini.
Gambar 1. Bapak-bapak dan Pemuda desa Pakamban Laok Kerja bakti (Foto : 21/07/2017)
Kerja bakti yang dilakukan warga desa Pakamban Laok diantaranya, membersihkan sampah yang berserakan, memotong rumput liar yang telah memanjang, membersihkan selokan, bahkan memotong pohon yang dapat merusak keindahan desa atau bahkan yang membahayakan penduduk setempat.

Gambar 2. Seorang bapak gotong royong memotong rumput liar
Tidak hanya itu, kaum ibu ibu Pakamban Laok juga berpartisipasi degan memberikan konsumsi kepada bapak-bapak dan remaja yang sedang bekerja bakti, baik berupa gorengan, kue dan minuman.

Gambar 3. Seorang bapak sedang menebang pohon yang mengganggu keindahan desa
Manfaat kerja bakti yang dapat diambil adalah terjalinnya silaturahmi. Mungkin saja antar tetangga tidak tersedia waktu cukup untuk bertemu. Kesibukan kerja membuat silaturahmi tidak berjalan. Dengan kerja bakti, mereka jadi saling bertemu dan mengetahui kabar masing-masing. Mengobrol tentang sekolah anak, pekerjaan, atau tentang rencana atau ide ke depan terkait lingkungan. Selain itu, manfaat lainnya adalah refreshing. Kesibukan kerja membuat kehidupan seseorang monoton mengurus pekerjaan kantor, sekolah,lahanperkanian, perkebunan dan sebainya. Kerja bakti merupakan pekerjaan dengan suasana santai, tanpa target, tanpa tuntutan tertentu. Ini adalah kehidupan sosial yang lain untuk mewujudkan kehidupan bertetangga. Kerja bakti perlu diberikan prioritas, agar orang memiliki variasi lingkungan. –kkn62

Kegiatan Rutin Ibu-ibu Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Warga Desa Pakamban Laok, Pragaan, Sumenep

Wildan Adji Nasrullah 10:52 Add Comment
Setiap ibu-ibu warga desa Pakamban Laok, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep melakukan kegiatan rutin untuk ibu-ibu. Selain itu, setiap hari sabtu akan diadakan arisan untuk seluruh ibu-ibu seluruh warga desa Pakamban Laok  dan pada hari minggu di adakan perkumpulan ibu-ibu pengurus PKK desa Pakamban Laok.
Dengan adanya gerakan ini, seluruh warga desa Pakamban Laok menjadi saling mengenal dan akrab. Tidak hanya itu, setiap ibu-ibu warga dusun juga dapat saling bertukar pikiran untuk menyelesaikan permasalahan di desa.
Gambar 1. Ibu-ibu memulai kegiatan dengan berdoa bersama dan membaca surat yasin. (Foto : 23/07/107)
Sebelum memulai kegiatan arisan dan rapat PKK, ibu-ibu warga desa Pakamban Laok yang hadir di balai desa selalu mengawali kegiatannya dengan doa bersama dan membaca surat yasin. Hal ini dikarenakan ibu-ibu desa Pakamn Laok ingin mewujudkan tujuan utama adanya gerakan PKK.
Gambar 2. Ibu-ibu memulai kegiatan PKK. (Foto : 23/07/107)
Gerakan PKK bertujuan memberdayakan keluarga untuk meningkatkan kesejahteraan menuju terwujudnya keluarga yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia dan berbudi luhur, sehat sejahtera, maju dan mandiri, kesetaraan dan keadilan gender serta kesadaran hukum dan lingkungan.–kkn62